Tabel Acuan

Dokumen ini menjelaskan seluruh data tabular yang digunakan pada proses analisis LaSPUR.

Seluruh data yang ditampilkan pada halaman ini merupakan contoh struktur tabel. Pengguna dapat menggunakan data sesuai wilayah analisis, namun struktur kolom dan tipe data harus tetap mengikuti spesifikasi yang dijelaskan pada masing-masing tabel.


1 Input Mandatory

Bagian ini berisi tabel yang wajib tersedia sebelum proses analisis dapat dijalankan.


1.1 Tabel Acuan Pola RTRW

1.1.1 Deskripsi

Tabel ini berisi acuan pola masing-masing kelas RTRW yang digunakan pada proses rekonsiliasi tata ruang.

1.1.1.1 Definisi Kolom

Kolom Tipe Data Keterangan
ID Numeric Nomor unik setiap kelas RTRW. Nilai harus berupa bilangan bulat.
RTRW Character Nama kelas RTRW yang harus sesuai dengan atribut pada data vektor RTRW.
Acuan Pola Numeric Nilai acuan pola memiliki nilai 0 atau 1 yang menyatakan kelas yang diprioritaskan berdasarkan arah pengaturan ruang.

1.1.1.2 Preview


1.1.2 Sumber Data

Dataset Instansi Tahun
Acuan Pola RTRW Pemerintah Daerah -

1.1.3 Spesifikasi


1.1.4 Digunakan pada Tahapan

Tahapan Digunakan
SERASI Step 1
SERASI Step 2
PADU

1.2 Tabel Acuan Pola RZWP3K

1.2.1 Deskripsi

Tabel ini berisi acuan pola masing-masing zona RZWP3K yang digunakan pada proses rekonsiliasi tata ruang darat dan laut.

1.2.1.1 Definisi Kolom

Kolom Tipe Data Keterangan
ID Numeric Nomor unik setiap kelas RZWP3K. Nilai harus berupa bilangan bulat.
RZWP3K Character Nama zona RZWP3K yang harus sesuai dengan atribut pada data vektor RZWP3K.
Acuan Pola Numeric Nilai acuan pola memiliki nilai 0 atau 1 yang menyatakan kelas yang diprioritaskan berdasarkan arah pengaturan ruang.

1.2.1.2 Preview


1.2.2 Sumber Data

Dataset Instansi Tahun
Acuan Pola RZWP3K Pemerintah Daerah -

1.2.3 Spesifikasi


1.2.4 Digunakan pada Tahapan

Tahapan Digunakan
SERASI Step 1
SERASI Step 2
PADU

2 Input Intermediate

Bagian ini berisi tabel antara yang dihasilkan atau digunakan selama proses analisis berlangsung. Beberapa tabel dapat dihasilkan otomatis oleh sistem, sedangkan beberapa lainnya dapat diperbarui oleh pengguna pada tahapan tertentu.


2.1 Matriks SERASI

2.1.1 Deskripsi

Matriks SERASI merupakan tabel acuan yang digunakan untuk menentukan tingkat kesesuaian (compatibility) antara setiap kelas RTRW dan RZWP3K pada area yang saling tumpang tindih maupun bertetangga.

Setiap sel pada matriks merepresentasikan nilai indeks kesesuaian antara satu kelas RTRW dengan satu zona RZWP3K. Nilai tersebut digunakan pada proses perhitungan Indeks SERASI.

Catatan: Tabel yang ditampilkan di bawah merupakan contoh struktur data. Jumlah kolom dan kelas dapat berbeda sesuai wilayah analisis, namun format matriks harus tetap dipertahankan.


2.1.2 Definisi Kolom

Kolom Tipe Data Keterangan
RTRW_RZWP3K Character Nama kelas RTRW yang digunakan sebagai baris pada matriks.
Kawasan Konservasi Maritim Numeric Nilai indeks kesesuaian terhadap zona tersebut.
Suaka Numeric Nilai indeks kesesuaian terhadap zona tersebut.
Taman Numeric Nilai indeks kesesuaian terhadap zona tersebut.
Kawasan Konservasi Lainnya Numeric Nilai indeks kesesuaian terhadap zona tersebut.
Zona Wilayah Kelola Masyarakat Hukum Adat Numeric Nilai indeks kesesuaian terhadap zona tersebut.
Kolom zona lainnya Numeric Seluruh kolom setelah kolom pertama merupakan kelas RZWP3K dengan nilai indeks kesesuaian.

Nilai yang digunakan pada matriks umumnya berada pada rentang:

Nilai Arti
1 Sangat sesuai
0.5 Cukup sesuai
0 Tidak sesuai

2.1.2.1 Preview


2.1.3 Sumber Data

Dataset Instansi Tahun
Matriks SERASI LaSPUR -

2.1.4 Spesifikasi


2.1.5 Digunakan pada Tahapan

Tahapan Digunakan
SERASI Step 2
Perhitungan Indeks SERASI
Rekomendasi Rekonsiliasi

2.2 Matriks PADU-KE

2.2.1 Deskripsi

Matriks PADU-KE merupakan matriks kedekatan (adjacency matrix) antar kelas penutupan lahan yang digunakan dalam perhitungan PADU-KE (Keterpaduan Penggunaan Lahan dan Perairan).

Nilai pada matriks menunjukkan tingkat hubungan spasial antar kelas penutupan lahan.

Catatan: Data yang ditampilkan di bawah merupakan contoh struktur tabel.


2.2.2 Definisi Kolom

Kolom Tipe Data Keterangan
class Character Nama kelas penutupan lahan yang menjadi baris matriks.
Hutan Lahan Kering Primer Numeric Nilai adjacency terhadap kelas tersebut.
Hutan Lahan Kering Sekunder Numeric Nilai adjacency terhadap kelas tersebut.
Hutan Mangrove Primer Numeric Nilai adjacency terhadap kelas tersebut.
Hutan Rawa Primer Numeric Nilai adjacency terhadap kelas tersebut.
Kolom kelas lainnya Numeric Nilai adjacency terhadap kelas penutupan lahan lainnya.

Secara umum digunakan nilai:

Nilai Arti
3 Sangat berdekatan
1 Berdekatan

2.2.2.1 Preview


2.2.3 Sumber Data

Dataset Instansi Tahun
Matriks PADU-KE LaSPUR -

2.2.4 Spesifikasi


2.2.5 Digunakan pada Tahapan

Tahapan Digunakan
PADU-KE
PADU Final

2.3 Tabel Bobot PADU

2.3.1 Deskripsi

Tabel ini berisi bobot masing-masing indikator PADU yang digunakan dalam perhitungan Indeks PADU Final.

Bobot setiap indikator dapat disesuaikan dengan kebutuhan analisis. Apabila tabel ini tidak disediakan, sistem akan menggunakan bobot seragam (1/n) secara otomatis.

Catatan: Data yang ditampilkan di bawah merupakan contoh struktur tabel.


2.3.2 Definisi Kolom

Kolom Tipe Data Keterangan
Kode Character Kode indikator PADU (KE, HS, KH, KI, KL, RTP, SE).
Bobot Numeric Bobot masing-masing indikator dengan rentang nilai 0–1.

2.3.3 Aturan Validasi

  • Kode harus unik.
  • Nilai bobot harus berupa angka.
  • Nilai bobot tidak boleh negatif.
  • Total seluruh bobot sebaiknya bernilai 1.
  • Apabila tabel tidak diunggah, sistem menggunakan bobot 1/n secara otomatis.

2.3.3.1 Preview


2.3.4 Sumber Data

Dataset Instansi Tahun
Bobot PADU Pengguna -

2.3.5 Spesifikasi


2.3.6 Digunakan pada Tahapan

Tahapan Digunakan
PADU
Perhitungan PADU Final

2.4 Tabel Opsi Alternatif

2.4.1 Deskripsi

Tabel ini digunakan untuk menentukan alternatif perubahan kelas RTRW maupun zona RZWP3K pada area yang mengalami konflik.

Tabel ini dihasilkan setelah proses identifikasi overlap. Pengguna kemudian memilih alternatif perubahan menggunakan daftar pilihan (dropdown) yang tersedia pada kolom alt_RTRW dan alt_RZWP3K.

Catatan: Data yang ditampilkan di bawah merupakan contoh struktur tabel.


2.4.2 Definisi Kolom

Kolom Tipe Data Keterangan
id_pu Numeric ID Planning Unit.
id_rtrw Numeric ID kelas RTRW.
id_rzwp3k Numeric ID zona RZWP3K.
RTRW Character Nama kelas RTRW.
RZWP3K Character Nama zona RZWP3K.
area_ha Numeric Luas area overlap (ha).
idx_serasi Numeric Nilai indeks SERASI.
alt_RTRW Character Alternatif RTRW yang dipilih pengguna.
alt_RZWP3K Character Alternatif zona RZWP3K yang dipilih pengguna.

2.4.3 Aturan Validasi

  • Nilai alt_RTRW harus dipilih dari daftar kelas RTRW yang tersedia.
  • Nilai alt_RZWP3K harus dipilih dari daftar zona RZWP3K yang tersedia.
  • Nilai id_pu harus unik.
  • Nilai area_ha harus lebih besar dari nol.
  • Nilai idx_serasi berada pada rentang 0–1.

2.4.3.1 Preview


2.4.4 Sumber Data

Dataset Instansi Tahun
Opsi Alternatif Pengguna -

2.4.5 Spesifikasi


2.4.6 Digunakan pada Tahapan

Tahapan Digunakan
SERASI Step 2
Penyusunan Alternatif
Rekomendasi Rekonsiliasi


2.5 Tabel Overlap Reconciliation

2.5.1 Deskripsi

Tabel Overlap Reconciliation merupakan tabel hasil pengolahan utama pada proses rekonsiliasi tata ruang. Tabel ini berisi seluruh area yang mengalami overlap antara RTRW dan RZWP3K beserta seluruh indeks hasil analisis SERASI, PADU, rekomendasi sistem, alternatif zona, hingga keputusan akhir pengguna.

Tabel ini digunakan sebagai dasar dalam menentukan perubahan zona maupun penyusunan hasil akhir rekonsiliasi tata ruang.

Catatan: Tabel yang ditampilkan di bawah ini hanya merupakan contoh format data.

2.5.1.1 Definisi Kolom

Kolom Tipe Data Keterangan
id_pu Integer ID Planning Unit.
stat_pu Character Status Planning Unit, misalnya intersection, RTRW only, atau RZWP3K only.
id_rtrw Integer ID polygon RTRW.
id_rzwp3k Integer ID polygon RZWP3K.
RTRW Character Nama kelas RTRW yang beririsan.
RZWP3K Character Nama kelas RZWP3K yang beririsan.
area_ha Numeric Luas area overlap (hektar).
idx_serasi Numeric Nilai indeks kesesuaian SERASI.
idx_padu_hs Numeric Nilai indeks PADU-HS.
idx_padu_ke Numeric Nilai indeks PADU-KE.
idx_padu_kh Numeric Nilai indeks PADU-KH.
idx_padu_ki Numeric Nilai indeks PADU-KI.
idx_padu_kl Numeric Nilai indeks PADU-KL.
idx_padu_rtp Numeric Nilai indeks PADU-RTP.
idx_padu_final Numeric Nilai gabungan seluruh indikator PADU.
idx_padan Numeric Nilai PADAN awal.
alt_RTRW Character Alternatif kelas RTRW yang dipilih apabila dilakukan perubahan RTRW.
alt_RZWP3K Character Alternatif kelas RZWP3K yang dipilih apabila dilakukan perubahan RZWP3K.
idx_serasi_rtrw_alt Numeric Nilai SERASI apabila RTRW diganti dengan alternatif.
idx_serasi_rzwp3k_alt Numeric Nilai SERASI apabila RZWP3K diganti dengan alternatif.
idx_padan_rtrw_alt Numeric Nilai PADAN apabila RTRW menggunakan alternatif.
idx_padan_rzwp3k_alt Numeric Nilai PADAN apabila RZWP3K menggunakan alternatif.
recommendation Character Rekomendasi otomatis yang dihasilkan sistem berdasarkan seluruh indeks.
decision Character Keputusan akhir yang disarankan sistem.
idx_padan_final Numeric Nilai PADAN setelah mempertimbangkan alternatif terbaik.
user_decision Character Keputusan akhir yang dipilih oleh pengguna.

2.5.1.2 Preview

2.5.2 Sumber Data

Dataset Instansi Tahun
Overlap Reconciliation Hasil Proses LaSPUR -

2.5.3 Spesifikasi

2.5.4 Digunakan pada Tahapan

Tahapan Digunakan
SERASI Step 2
PADU
Rekonsiliasi
Output Akhir