Step 1 Tumpang Tindih

Analisis Tumpang Tindih merupakan tahap awal dalam analisis SERASI untuk mengidentifikasi keterkaitan antara alokasi ruang darat dalam RTRW dan alokasi ruang laut dalam RZWP3K berdasarkan kondisi spasial yang saling bertampalan.

Pada tahap ini, pengguna menyiapkan data spasial RTRW dan RZWP3K, peta administrasi sebagai referensi wilayah, serta tabel acuan pola RTRW dan RZWP3K. Data tersebut digunakan sebagai dasar dalam penyusunan Matriks SERASI.


1 Input Mandatory

Bagian ini berisi tabel yang wajib tersedia sebelum proses analisis dapat dijalankan.

No. Data Format Peran
1 Peta RTRW Vektor Input spasial tata ruang darat
2 Peta RZWP3K Vektor Input spasial tata ruang laut
3 Peta Administrasi (Opsional) Vektor Referensi wilayah analisis
4 Tabel Acuan Pola RTRW Tabular Acuan nomenklatur/pola ruang RTRW
5 Tabel Acuan Pola RZWP3K Tabular Acuan nomenklatur/zonasi RZWP3K

1.1 Peta RTRW

1.1.1 Deskripsi

Peta RTRW digunakan sebagai input spasial untuk merepresentasikan alokasi ruang darat yang akan dianalisis terhadap alokasi ruang laut.

1.1.2 Data yang Digunakan

Nama Data Format Keterangan Sumber Tahun URL
Peta RTRW Shapefile Data pola ruang RTRW yang digunakan sebagai input analisis tumpang tindih dengan RZWP3K. — — —

1.1.3 Preview

1.1.4 Spesifikasi Teknis

1.1.5 Pemeriksaan Data


1.2 Peta RZWP3K

1.2.1 Deskripsi

Peta RZWP3K merupakan data vektor yang digunakan untuk merepresentasikan zonasi ruang laut dalam analisis SERASI. Data ini dianalisis bersama Peta RTRW untuk mengidentifikasi hubungan spasial antara rencana tata ruang darat dan laut.

1.2.2 Data yang Digunakan

Nama Data Format Keterangan Instansi Tahun URL
Peta RZWP3K Shapefile Data zonasi RZWP3K yang digunakan sebagai input analisis tumpang tindih dengan RTRW. — — —

1.2.3 Preview

1.2.4 Spesifikasi Teknis

1.2.5 Pemeriksaan Data

1.3 Peta Administratif (Opsional)

1.3.1 Deskripsi

Dataset Administrasi merupakan data vektor yang digunakan sebagai referensi batas wilayah administrasi dalam analisis SERASI. Dataset ini digunakan untuk mendukung identifikasi lokasi dan penyajian hasil analisis spasial.

1.3.2 Data yang Digunakan

Nama Data Format Keterangan Sumber Tahun URL
GADM 4.1 Indonesia Shapefile Batas wilayah administrasi yang digunakan sebagai referensi analisis dan visualisasi spasial pada LaSPUR. Global Administrative Areas (GADM) 2022 https://gadm.org

1.3.3 Preview

1.3.4 Spesifikasi Teknis

1.3.5 Pemeriksaan Data


1.4 Tabel Acuan Pola RTRW

1.4.1 Deskripsi

Tabel Acuan Pola RTRW merupakan data tabular yang digunakan sebagai acuan dalam pengelompokan dan penyeragaman pola ruang RTRW sebelum dilakukan analisis SERASI.

1.4.2 Data yang Digunakan

Nama Data Format Keterangan Sumber Tahun URL
Tabel Acuan Pola RTRW Excel Tabel acuan pola ruang RTRW yang digunakan dalam proses analisis SERASI. — — —

1.4.3 Definisi Kolom

Kolom Tipe Data Keterangan
ID Numeric Nomor unik setiap kelas RTRW. Nilai harus berupa bilangan bulat.
RTRW Character Nama kelas RTRW yang harus sesuai dengan atribut pada data vektor RTRW.
Acuan Pola Numeric Nilai acuan pola memiliki nilai 0 atau 1 yang menyatakan kelas yang diprioritaskan berdasarkan arah pengaturan ruang.

1.4.4 Preview

1.4.5 Spesifikasi


1.5 Tabel Acuan Pola RZWP3K

1.5.1 Deskripsi

Tabel Acuan Pola RZWP3K merupakan data tabular yang digunakan sebagai acuan dalam pengelompokan dan penyeragaman zonasi RZWP3K sebelum dilakukan analisis SERASI.

1.5.2 Data yang Digunakan

Nama Data Format Keterangan Sumber Tahun URL
Tabel Acuan Pola RZWP3K Excel Tabel acuan zonasi RZWP3K yang digunakan dalam proses analisis SERASI. — — —

1.5.3 Definisi Kolom

Kolom Tipe Data Keterangan
ID Numeric Nomor unik setiap kelas RZWP3K. Nilai harus berupa bilangan bulat.
RZWP3K Character Nama zona RZWP3K yang harus sesuai dengan atribut pada data vektor RZWP3K.
Acuan Pola Numeric Nilai acuan pola memiliki nilai 0 atau 1 yang menyatakan kelas yang diprioritaskan berdasarkan arah pengaturan ruang.

1.5.4 Preview

1.5.5 Spesifikasi


2 Input Intermediate

Bagian ini berisi tabel antara yang dihasilkan atau digunakan selama proses analisis berlangsung. Beberapa tabel dapat dihasilkan otomatis oleh sistem, sedangkan beberapa lainnya dapat diperbarui oleh pengguna pada tahapan tertentu.


2.1 Matriks SERASI

2.1.1 Deskripsi

Matriks SERASI merupakan tabel acuan yang digunakan untuk menentukan tingkat kesesuaian (compatibility) antara setiap kelas RTRW dan RZWP3K pada area yang saling tumpang tindih maupun bertetangga.

Setiap sel pada matriks merepresentasikan nilai indeks kesesuaian antara satu kelas RTRW dengan satu zona RZWP3K. Nilai tersebut digunakan pada proses perhitungan Indeks SERASI.

Catatan: Tabel yang ditampilkan di bawah merupakan contoh struktur data. Jumlah kolom dan kelas dapat berbeda sesuai wilayah analisis, namun format matriks harus tetap dipertahankan.


2.1.2 Definisi Kolom

Kolom Tipe Data Keterangan
RTRW_RZWP3K Character Nama kelas RTRW yang digunakan sebagai baris pada matriks.
Kawasan Konservasi Maritim Numeric Nilai indeks kesesuaian terhadap zona tersebut.
Suaka Numeric Nilai indeks kesesuaian terhadap zona tersebut.
Taman Numeric Nilai indeks kesesuaian terhadap zona tersebut.
Kawasan Konservasi Lainnya Numeric Nilai indeks kesesuaian terhadap zona tersebut.
Zona Wilayah Kelola Masyarakat Hukum Adat Numeric Nilai indeks kesesuaian terhadap zona tersebut.
Kolom zona lainnya Numeric Seluruh kolom setelah kolom pertama merupakan kelas RZWP3K dengan nilai indeks kesesuaian.

Nilai yang digunakan pada matriks umumnya berada pada rentang:

Nilai Arti
1 Sangat sesuai/tanpa gangguan
0.5 Dapat berdampingan dengan pengaturan/mitigasi
0 Tidak sesuai (konflik mendasar/harus dihindari)

2.1.3 Preview

2.1.4 Spesifikasi


3 Parameter

Nilai default Ambang Batas Luas Minimum (ha) adalah 156,25.